top of page

Selayang Pandang Tim Gajah Perang

Kendati gagal menuntaskan puasa medali emas, Thailand tetap jadi tim yang paling disegani di kawasan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Timnas Thailand U-22 yang kembali gagal memetik emas SEA Games (Twitter @Changsuek_TH/@PSSI)

18 Mei 2023
6 menit membaca

Diperbarui: 18 Jun

KENDATI sudah berusaha tampil spartan, ternyata Tim Nasional (Timnas) Thailand U-22 belum cukup membendung kedigdayaan Timnas Indonesia U-22 di final cabang sepakbola SEA Games 2023 yang dimainkan di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (16/5/2023) malam. Tim besutan Issara Sritaro itu frustrasi hingga memprovokasi yang menghasilkan tawuran antarkubu.


Rasa frustrasi Jonathan Khemdee dkk. mungkin bisa dimaklumi. Setelah kecolongan lewat gol Muhammad Ramadhan Sananta di menit ke-20, tim berjuluk “Changsuek” atau “Gajah Perang” itu sempat tak terima gol kedua Sananta di menit 45+5 karena menganggap gol tersebut kontroversi.


Kendati begitu, asa Thailand mencuat lagi di menit ke-65 usai Anan Yodsangwal memperkecil kedudukan, 1-2. Tensi pun makin memanas menjelang babak kedua berakhir. Arsitek tim Garuda Nusantara Indra Sjafri sempat keliru mendengar peluit wasit Kassem Matar al-Hatmi asal Oman yang disangkanya peluit panjang hingga melakoni selebrasi namun nyatanya sekadar peluit pelanggaran. Menolak terpancing emosi, tim Thailand pun melanjutkan laga. Tepat di menit 90+7, Yotsakorn Burapha memanfaatkan celah pertahanan Indonesia dan menyamakan skor, 2-2. Perpanjangan waktu pun digelar wasit.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
transparant.png
bottom of page