- 8 Sep 2018
- 4 menit membaca
Diperbarui: 18 Jun
PENCAK silat memberi kebanggaan besar pada Indonesia di Asian Games 2018. Sebagai penyumbang terbesar medali emas, pencak silat menjadi “juara” di rumah sendiri.
Bukan hanya itu, olahraga beladiri asli Nusantara itu juga membanggakan lantaran semakin dikenal di kancah global. Para atlet Thailand, yang membawa pulang dua perak dan lima perunggu dari silat, empat di antaranya berasal dari Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong (PPS Betako) Merpati Putih (MP) asal Indonesia. Dua pelatihnya pun dari MP, Andy Zulkarnaen dan Ellvia Zahara.
Tak heran bila usai pertandingan keempat pesilat Thailand selalu memberi hormat sama seperti yang dilakukan 1300 pesilat MP ketika memecahkan rekor dunia MURI dalam bentuk mematahkan 1000 besi pompa serentak di Pusdiksi Zeni, Bogor, 10 Februari 2018: tangan kanan mengepal ke arah jantung dan tiga jari tangan kiri mereka terlipat sementara dua jari lain mengacung ke arah kening.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















