top of page

Gempa Tujuh Hari Tujuh Malam

100 tahun lalu, gempa dahsyat menguncang Sumatra. Bukan hanya mengakibatkan kerusakan parah dan jatuhnya korban jiwa, gempa mengubah wajah bentang alam Dataran Tinggi Padang dalam hitungan detik.

loading_historia_white.gif
transparant.png

  • 30 Jun
  • 9 menit membaca

SENIN pagi, 28 Juni 1926. Padang Panjang sedang berada pada denyut paling sibuknya. Hari itu hari pekan, ketika masyarakat dari Batipuh, X Koto, Agam, hingga Tanah Datar berbondong-bondong memenuhi Pasar Serikat Padang Panjang Batipuh X Koto.


Di kota berhawa sejuk yang terjepit di antara Gunung Marapi dan Singgalang itu, aktivitas niaga berlangsung seperti biasa. Pedagang menata dagangan, pembeli menawar harga, sementara percakapan dan senda gurau mengalir dari kedai-kedai kopi di sekitar pasar. Sebagai simpul jalur kereta api dan pusat perdagangan di Dataran Tinggi Padang (Padangsche Bovenlanden), Padang Panjang kala itu merupakan salah satu kota paling hidup dan kosmopolitan di pedalaman Sumatra's Westkust.


Tatkala jarum jam menunjuk angka 10 lewat 4 menit 28 detik, bumi Padang Panjang tiba-tiba mengentak keras. Kemudian datang gempa kedua pukul 12 lewat 56 menit 47 detik siang yang berkekuatan lebih besar.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Virus asal Wuhan yang  menjangkit ribuan warga dunia telah masuk ke Indonesia. Warga memakai masker dan gel pembersih tangan sebagai tindakan pencegahan.
Virus asal Wuhan yang menjangkit ribuan warga dunia telah masuk ke Indonesia. Warga memakai masker dan gel pembersih tangan sebagai tindakan pencegahan.
Meski digemari hingga menjadi sushi paling populer, California roll dipandang oleh penggemar sushi puritan sebagai tiruan Amerika.
Meski digemari hingga menjadi sushi paling populer, California roll dipandang oleh penggemar sushi puritan sebagai tiruan Amerika.
Pramoedya Ananta Toer menyebut pajak penulis dapat mengakibatkan bangkrutnya si pengarang.
Pramoedya Ananta Toer menyebut pajak penulis dapat mengakibatkan bangkrutnya si pengarang.
Majalah Historia mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai majalah sejarah populer pertama.
Majalah Historia mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai majalah sejarah populer pertama.
 Ironi Hari Tepung Sedunia. Mulai dari Perang Tepung di Prancis hingga Pembantaian Tepung di Palestina.
Ironi Hari Tepung Sedunia. Mulai dari Perang Tepung di Prancis hingga Pembantaian Tepung di Palestina.
transparant.png
bottom of page