top of page

Sepp Herberger dan Bayang-bayang Nazi

Punya noktah di era Nazi, pesepakbola Sepp Herberger berhasil pulihkan namanya lewat Keajaiban Bern.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Josef "Sepp" Herberger di Deutsches Fußballmuseum, Dortmund. (Randy Wirayudha/Historia.ID).

  • 2 Sep 2020
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 22 Apr

SEBAGAIMANA Brasil, Jerman tak pernah kehabisan talenta di lapangan hijau. Tidak hanya pemain, raksasa sepakbola Eropa itu dari masa ke masa juga senantiasa melahirkan pelatih-pelatih hebat. Selain Hans-Dieter ‘Hansi’ Flick yang membawa Bayern Munich juara Liga Champions musim 2019/2020, ada Thomas Tuchel yang bersama Paris Saint-Germain (PSG) dikalahkan Munich di final.


Di level internasional, Jerman punya seabrek pelatih jempolan yang mengasuh tim nasional Jerman. Dua di antaranya Franz Beckenbauer yang sukses di Piala Dunia 1990 dan Joachim Löw yang membawa juara di Piala Dunia 2014.


Deretan nama pelatih top Jerman itu merupakan buah dari pendidikan pelatih yang dikembangkan Deutsche Sporthochschule atau Universitas Olahraga, Köln sejak 1 November 1947. Bila menyebut Deutsche Sporthochschule, tentu tak bisa dipisahkan dari nama Sepp Herberger. Figur yang mempopulerkan idiom sohor “Bola itu bundar” ini merupakan penggagas Deutsche Sporthoch.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo menjadi menteri luar negeri pertama tetapi tidak berlangsung lama. Setelah berganti pemerintahan, Subardjo hidup dari penjara ke penjara semasa revolusi.
bg-gray.jpg
Dari mimpi didatangi roh raja Klungklung hingga “janjian” dengan Bung Hatta enggan dimakamkan di TMP Kalibata. The untold story Ahmad Subardjo.
transparant.png
bottom of page