top of page

Simpati Serdadu Australia terhadap Kemerdekaan Indonesia

Orang-orang Belanda adalah sekumpulan bangsat, kata para serdadu Australia yang bersimpati pada perjuangan rakyat di Balikpapan dan Banjarmasin.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Barisan pasukan Australia yang disambut masyarakat Banjarmasin (Australian War Memorial)

22 Agu 2024
5 menit membaca

Diperbarui: 10 Agu

PADA dasarnya secara formalitas, militer Australia yang “mangkal” di Kalimantan Selatan patuh pada keinginan Sekutu casu quo Inggris. Agendanya pasca-penyerahan: memulangkan pasukan Jepang, membebaskan para interniran, dan membantu Belanda kembali menguasai pemerintahan. Hanya saja, ada yang tak diduga: “pembangkangan” sejumlah serdadunya.


Pasukan Kerajaan Australia (AIF) diterjunkan dalam rangka Kampanye Borneo (1 Mei-30 Agustus 1945) yang dilancarkan South-West Pacific Area (SWPA) pimpinan Jenderal Douglas MacArthur. Pasukan AIF yang jadi pasukan pemukul darat di antaranya Divisi ke-7 dan Divisi ke-9 Angkatan Darat (AD) yang merupakan bagian dari Korps I AD Australia pimpinan Letjen Leslie Morshead.


Kedua divisi itu sebelumnya berisi para “veteran” front Afrika Utara dan Papua Nugini. Selepas terlibat dalam Operasi Oboe di Pertempuran Tarakan (1 Mei-21 Juni 1945) dan Pertempuran Labuan (10-21 Juni 1945), Divisi ke-9 berangsur-angsur dipulangkan pada Oktober 1945, menyisakan Divisi ke-7 yang bertahan di Kalimantan hingga Maluku.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
transparant.png
bottom of page