top of page

Sjahrir dan Sukarno dalam Peringatan HUT RI Pertama

Upacara HUT RI di Yogya dipimpin Presiden Sukarno berlangsung semarak. Di Jakarta, peringatan di kantor Perdana Menteri Sjahrir dipersulit Sekutu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Upacara pengibaran bendera pada HUT RI ke-1 di Gedung Agung (jogjaprov.id)

17 Agu
6 menit membaca

Diperbarui: 18 Agu

REPUBLIK Indonesia sudah menginjak usia 81 tahun. Upacara pengibaran bendera dan atraksi alutsista dalam rangka memperingati HUT RI di Istana Negara Jakarta, Senin (17/8/2026), juga berjalan sebagaimana mestinya. Suasananya jauh lebih bisa “dinikmati” ketimbang yang terjadi delapan dekade silam dalam peringatan HUT RI pertama, 17 Agustus 1946.


Dalam perjalanannya menuju satu tahun kemerdekaan, Indonesia tak hanya direcoki Sekutu dan Belanda yang ingin kembali berkuasa namun juga pergolakan politik internal. Puncaknya terjadi dua peristiwa yang bikin republik begitu rentan: penculikan Perdana Menteri (PM) Sutan Sjahrir pada 27 Juni 1946 dan Kudeta 3 Juli 1946 ketika Presiden Sukarno didesak mengganti Kabinet Sjahrir.


Terlepas dari pro dan kontra yang mengiringinya, toh republik jalan terus. Para oposannya ditangkapi, mulai dari Tan Malaka, Mohammad Yamin hingga tokoh-tokoh muda yang setahun sebelumnya berperan dalam Proklamasi 17 Agustus 1945: Ahmad Subardjo, Sukarni, Adam Malik, dan Sayuti Melik.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page