top of page

Soeharto dan Balikpapan

Soeharto ingin markas Kodam di Balikpapan. Strategis, katanya. Selain penuh cuan tentunya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Feisal Tanjung ketika berada di Lembah X. Di masa kepemimpinannya, Kodam Tanjungpura dipindah ke Balikpapan. (Wikimedia commons)

11 Jul 2023
4 menit membaca

PULAU Kalimantan dulu pernah punya empat Komando Daerah Militer (Kodam). Semua provinsi di Kalimantan kala itu, yang berjumlah empat,  masing-masing ditempati Kodam berbeda-beda. Sebelum pertengahan 1985, Kodam Tambun Bungai di Kalimantan Tengah dihilangkan. Kalimantan Tengah lalu disatukan bersama Kalimantan Selatan dengan Kodam-nya Lambung Mangkurat, yang sebelumnya hanya membawahi Kalimantan Selatan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page