top of page

Strategi Diplomat Menghadapi Jimat

Sukarno dan Soedirman meminta Roem menyimpan jimat untuk berdiplomasi dengan Belanda. Sebuah kertas dengan ikatan benang putih.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mohamad Roem bertemu Presiden Sukarno. (ANRI).

  • 1 Jan 2021
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 2 Jun

HARI sudah terang. Jamuan makan malam masih tersisa di meja itu. Lemper, kroket, dan pisang goreng. Melihat itu, Mohamad Roem, ketua delegasi Indonesia dalam pelaksanaan keputusan Persetujuan Renville, menahan liurnya. Perutnya keroncongan. Dia belum sempat sarapan di rumah. Tapi panggilan untuk menghadap presiden sudah datang pagi itu.


Di meja itulah dia menunggu Presiden Sukarno. Dia tak berani menyantap panganan itu sebelum Sukarno datang. Setelah ditunggu beberapa lama, Sukarno muncul. 


Roem berharap Sukarno segera mempersilakannya makan atau minum. “Menjadi kebiasaan presiden, sebelum tamu duduk, diminta dulu mau minum apa, dan kalau meja itu penuh dengan makanan, meskipun sisa tadi malam, tamu diminta ikut menikmati,” kata Roem dalam Bunga Rampai Dari Sejarah I.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah menjadi menteri perempuan pertama dalam sejarah Indonesia. Mengurus diplomasi, buruh, sampai bedak dan gincu.
bg-gray.jpg
Rasa kebangsaan Ahmad Subardjo tergugah oleh tulisan Soewardi Soerjaningrat dan pidato Tjokroaminoto. Dia juga sempat menggeluti teosofi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo tak hanya berotak encer dalam pelajaran, wawasan dunia dan kesadaran kebangsaannya tumbuh berkat Jules Verne, Multatuli, hingga Sun Yat-sen.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
Ketika Sjafruddin menjadi kepala kantor inspeksi pajak di Bandung, ia menyadari betapa sengsaranya rakyat di bawah pendudukan Jepang. Ia pun kemudian masuk ke dalam gerakan bawah tanah pimpinan Sjahrir yang berfokus mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
Ketika Sjafruddin menjadi kepala kantor inspeksi pajak di Bandung, ia menyadari betapa sengsaranya rakyat di bawah pendudukan Jepang. Ia pun kemudian masuk ke dalam gerakan bawah tanah pimpinan Sjahrir yang berfokus mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Kekaguman Salman Aristo Terhadap Hatta
Kekaguman Salman Aristo Terhadap Hatta
Sosok sportif di lintasan balap. Senantiasa dihormati walau tak punya gelar juara.
Sosok sportif di lintasan balap. Senantiasa dihormati walau tak punya gelar juara.
Indonesia berlimpah warisan budaya. Pengembangannya tergantung sikap masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Indonesia berlimpah warisan budaya. Pengembangannya tergantung sikap masyarakat dan kebijakan pemerintah.
transparant.png
bottom of page