top of page

Sukarno, Patung, dan Patung Sukarno

Sukarno membangun patung dan monumen tentang gagasannya. Patung Sukarno pertama di ruang publik dibangun masa Orde Baru. Sebelumnya, patung pertama Sukarno dibuat oleh pengagumnya seorang animator.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Monumen Sukarno-Hatta Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia. (Gunawan Kartapranata/Wikimedia Commons).

22 Sep 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 16 Feb

SETELAH kontroversi patung Sukarno yang akan dibangun di Bandung Barat, kini viral patung Sukarno di Bung Karno Sport Center Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan. Pembangunannya menelan biaya sekitar 500 juta. Patung ini dipersoalkan karena tidak mirip Sukarno; mukanya tembem serta kaki dan badannya besar.


Tampaknya Sukarno merupakan tokoh sejarah yang paling banyak dibuatkan patung. Berbagai daerah seolah berlomba-lomba membangunnya. Di satu daerah saja bisa ada beberapa patung Sukarno.


Sukarno memang suka pada seni dan arsitektur. Ia mengoleksi lukisan dan tertarik pada patung serta monumen. Namun, bukan tentang dirinya tetapi gagasannya. Gagasan itu mewujud dalam patung dan monumen yang menjadi landmark kota, seperti Patung Selamat Datang, Patung Pembebasan Irian Barat, Patung Dirgantara, dan tentu saja Monumen Nasional.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page