top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Tak Kie Tak Menepi

Berawal dari jualan di gerobak, kedai Kopi Es Tak Kie yang berdiri masa kolonial masih bertahan hingga kini. Melalui masa-masa bergejolak.

27 Mei 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Kedai Kopi Es Tak Kie. (Micha Rainer Pali/Historia.ID).

DI jalan depan sebuah kedai kopi, orang tak henti berseliweran. Riuh. Maklum, letaknya nyempil di dalam pusat pertokoan di daerah Glodok, Jakarta Pusat. Kedai itu berada di Jalan Pintu Besar Selatan III. Namun orang-orang lebih mengenalnya dengan sebutan Gang Gloria, merujuk pada nama gedung bioskop pada 1920-an: Gloria Bioscoop.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page