top of page

The Black Dutch Village

Many soldiers in Purworejo in the past hailed from this village. Their ancestors came from Africa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gang Afrikan II in Purworejo, Central Java. (Petrik Matanasi/Historia.ID).

4 Mar 2024
6 menit membaca

TWO villages in Purworejo, Pangenjurutengah and Sindurejan, were equally busy that March 15, 2024 afternoon. Purworejo is a regency located in the southern part of Central Java, Indonesia. The closest point of distance between the two, which is marked by SMAN 7 Purworejo, is only less than 500 meters, which is not a long distance to be reached by walking. Children of the early 20th century must have been strong enough to explore the two villages on foot.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page