top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

The Tale of the King of Tire

The story of one of the most successful entrepreneurs in the 1960s era. His trace completely vanished after the transfer of power.

15 Jan 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Illustration of Bram Tambunan. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

  • 16 Jan 2023
  • 17 menit membaca

THAT morning, President Sukarno was chatting over coffee with his closest friends at the Merdeka Palace. The head of state was informed of bad news from Ibrahim "Bram" Tambunan who told him about Indonesia's export of agricultural products that was being boycotted to enter the European market. As a solution, Bram suggested opening a trade office in the Netherlands that would handle the import of agricultural products from Indonesia and the export of industrial goods to Indonesia. Sukarno fully supported his idea.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page