top of page

Umbu Landu Paranggi dan Yori Antar Raih Penghargaan Akademi Jakarta 2019

Penghargaan atas pencapaian sepanjang hayat Umbu Landu Paranggi dan Yori Antar dalam sastra dan arsitektur.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Umbu Landu Paranggi (diwakili anaknya) dan Yori Antar menerima Penghargaan Akademi Jakarta 2019. (Andri Setiawan/Historia.di).

17 Des 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 27 Jul

PENYAIR Umbu Landu Paranggi dan arsitek Yori Antar meraih Penghargaan Akademi Jakarta 2019 atas "pencapaian sepanjang hayat" di bidang humaniora. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Akademi Jakarta Taufik Abdullah di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, 16 Desember 2019.


Penghargaan Akademi Jakarta awalnya bernama Hadiah Seni. Pertama kali diberikan kepada penyair dan dramawan WS Rendra pada 22 Agustus 1975. Kemudian pada 1978 Hadiah Seni diberikan kepada pelukis Zaini. Setelah itu, Hadiah Seni absen selama 25 tahun.


Pada 11 Maret 2003 Akademi Jakarta kembali memberikan Hadiah Seni kepada perupa Gregorius Sidharta. Tahun berikutnya Hadiah Seni diberikan kepada koreografer Gusmiati Suid dan pemusik Nano S. Pada 10 November 2005, Hadiah Seni berubah menjadi Penghargaan Akademi Jakarta yang diberikan kepada koreografer Retno Maruti. Sejak itu, berturut-turut Penghargaan Akademi Jakarta diberikan kepada para insan seni yang dipilih oleh dewan juri.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page