- 20 Okt 2023
- 4 menit membaca
Diperbarui: 4 hari yang lalu
VLADIMIR Klimanoff alias A. Piedro punya banyak mimpi besar saat merintis The Malay Opera Dardanella di Sidoarjo pada 1920-an. Salah satunya menjadikan Dardanella sebagai rombongan pertunjukan nomor satu di Nusantara.
Piedro mendirikan Dardanella tepat di hari ulang tahunnya yang ke-23 pada 21 Juni 1926. Mulanya hanya memberikan pertunjukan di tempat-tempat kecil di Jawa Timur. Seiring berjalannya waktu, dengan bergabungnya sejumlah pemain berbakat, di antaranya Tan Tjeng Bok, Soetidja yang kemudian dikenal dengan nama Miss Dja atau Dewi Dja, Astaman, hingga Miss Riboet II, Dardanella menjelma menjadi kelompok pertunjukkan yang dikenal di berbagai wilayah Nusantara.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












