Hasil pencarian
9628 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- Kompak Unjuk Aksi Solidaritas HAM di Podium Olimpiade
PEMANDANGAN berbeda terjadi di Olympic Stadium, Mexico City, 16 Oktober 1968 malam, pasca-pengalungan medali cabang lari 200 meter putra. Bukannya ikut menyanyikan lagu kebangsaan dengan khidmat, atlet atletik Amerika Serikat Tommie Smith dan John Carlos justru menunduk sembari mengangkat tangan terkepal ke atas sebagai simbol salam “Black Power”.
- Presiden Jokowi Akui 12 Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu
PRESIDEN Joko Widodo mengakui 12 pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang terjadi di masa lalu pada Rabu, 11 Januari 2023. Pernyataan ini disampaikan setelah menerima laporan Tim Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (PPHAM) di Istana Negara. “Dengan pikiran yang jernih dan hati yang tulus, saya sebagai kepala negara Republik Indonesia mengakui bahwa pelanggaran Hak Asasi Manusia yang berat memang terjadi di berbagai peristiwa,” terang Joko Widodo dalam konferensi pers di Istana Negara seperti disiarkan saluran Youtube Sekretariat Presiden . Daftar peristiwa pelanggaran HAM berat yang disampaikan Joko Widodo merentang dari peristiwa 1965-1966 hingga peristiwa Jambo Keupok di Aceh pada 2003. Peristiwa 1965-1966 merupakan pelanggaran HAM berat di mana mereka yang dituduh sebagai anggota maupun terlibat Partai Komunis Indonesia (PKI) ditangkap, disiksa, hingga dieksekusi tanpa proses hukum. Sekira 500.000 hingga tiga juta orang tewas dalam pembantaian massal ini. Sementara peristiwa Jambo Keupok di Aceh pada 2003 merupakan tindakan kekerasan aparat TNI kepada warga Aceh ketika menyisir anggota dan pendukung Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Menurut laporan Komnas HAM , TNI bahkan melakukan penembakan terhadap sejumlah warga serta membakar korban dalam keadaan hidup. Berikut 12 pelanggaran HAM berat yang diakui pemerintah: Peristiwa 1965-1966 Peristiwa Penembakan Misterius 1982-1985 Peristiwa Talangsari Lampung 1989 Peristiwa Rumah Geudong dan Pos Sattis Aceh 1989 Peristiwa Penghilangan Secara Paksa 1997-1998 Peristiwa Kerusuhan Mei 1998 Peristiwa Tri Sakti dan Semanggi I-II 1998-1999 Peristiwa Pembunuhan Dukun Santet 1998-1999 Peristiwa Simpang KKA di Aceh 1999 Peristiwa Wasior Papua 2001-2002 Peristiwa Wamena Papua 2003 Peristiwa Jambo Keupok Aceh 2003 “Saya menaruh simpati dan empati yang mendalam kepada para korban dan keluarga korban,” ungkap Joko Widodo. Presiden mengatakan bahwa pemerintah akan berusaha memulihkan hak-hak korban secara adil dan bijaksana tanpa menegasikan penyelesaian yudisial. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah berupaya agar pelanggaran HAM berat tidak terjadi lagi di masa depan. “Dan saya minta kepada menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Menkopolhukam untuk mengawal upaya-upaya kongkret pemerintah agar dua hal tersebut dapat terlaksana. Semoga upaya ini menjadi langkah yang berarti bagi pemulihan luka sesama anak bangsa guna memperkuat kerukunan nasional kita dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya. Menkopolhukam Mahfud MD dalam konferensi pers yang sama sebelumnya telah menegaskan bahwa Tim PPHAM tidak meniadakan proses yudisial. “Karena di dalam undang-undang disebutkan pelanggaran HAM berat di masa lalu yang terjadi sebelum tahun 2000 itu diselesaikan melalui pengadilan HAM Ad Hoc atas persetujuan DPR. Sedangkan yang sesudah tahun 2000 diselesaikan melalui pengadilan HAM biasa,” terangnya. Mahfud menjelaskan bahwa menurut Pasal 46 UU No. 26 Tahun 2000, pelanggaran HAM barat itu harus diproses ke pengadilan tanpa ada kadaluarsa. “Maka kami akan terus usahakan itu dan persilahkan Komnas HAM bersama DPR dan kita semua mencari jalan untuk itu,” tambahnya.*
- Gara-gara Batang Pohon, Kapten KNIL Quant Tewas
PADA pengujung 1929, Kapten KNIL Johan Charles de Quant melakukan inspeksi menyusuri Sungai Barito dengan perahu motor selama dua pekan. Daerah demi daerah di tepi sungai yang menjadi wilayah tugasnya dia susuri bersama beberapa anak buahnya.
- Mohammad Tabrani, Pahlawan Nasional dari Madura
PEMERINTAH menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional 2023 kepada enam tokoh, yaitu Mohammad Tabrani Soerjowitjitro (Jawa Timur), Ratu Kalinyamat (Jawa Tengah), Ida Dewa Agung Jambe (Bali), KH Abdul Chalim (Jawa Barat), KH Ahmad Hanafiah (Lampung), dan Bataha Santiago (Sulawesi Utara).
- Ketika Insinyur Jadi Menteri Kesehatan
NAMA Budi Gunadi Sadikin masuk dalam bursa calon menteri yang akan mengisi kabinet presiden terpilih Prabowo Subianto. Menteri Kesehatan era Joko Widodo itu diberitakan akan tetap menduduki jabatannya hingga lima tahun ke depan. Sinyal tersebut disampaikan Budi setelah mengunjungi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (14/10) malam lalu.
- Sepakterjang Batalyon yang Hilang
PULAU Jawa adalah kunci. Siapa yang menguasai Jawa, akan menguasai Nusantara yang kaya alamnya. Jepang menyadari ini demi menunjang keberlanjutannya di Perang Pasifik. Alhasil, kepentingannya pun berbenturan dengan Sekutu, yang Belandanya sudah lebih dulu menguasai Nusantara.
- Sumitro Cemburu pada Simatupang
SUMITRO Djojohadikusumo dan Kolonel Tahi Bonar Simatupang adalah dua anggota delegasi Indonesia paling muda dalam Konferensi Meja Bundar (KMB). Dalam konferensi yang digelar pada akhir 1949 di Den Haag, Belanda itu, Sumitro berusia 32 tahun sedangkan Simatupang 29 tahun. KMB menjadi puncak dari perundingan-perundingan sebelumnya antara Belanda dan Indonesia sekaligus akhir dari sengketa antara kedua negara.
- Geliat Tim Naga di Panggung Sepakbola
NYATANYA timnas China masih terlalu tangguh buat tim kejutan macam Indonesia. Kendati beberapa pengamat tanah air “ pede ” bahwa tim Garuda mampu melanjutkan tren positif, sang “Naga” justru mampu menunjukkan tajinya di kandang sendiri pada duel Grup C di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Qingdao Youth Football Stadium, Selasa (15/10/2024) malam.
- KNIL Jerman Ikut Kempeitai
NUSANTARA yang oleh Belanda dinamakan Hindia Belanda tak hanya menampung orang Belanda dan pribumi. Kekayaan alam yang dikandungnya menggiurkan orang dari manapun. Orang sekitar Belanda, termasuk Jerman, pun banyak yang mencari penghidupan lebih baik dengan merantau ke Hindia Belanda. Menjadi tentara kolonial Koninklijk Nederlandsch Indish Leger (KNIL) adalah salah satu jalannya.
- Saat Peti Laut Jadi Penanda Pangkat Pegawai VOC
SEBUAH gambar menghiasi salah satu dinding pameran temporer bertajuk “Furnitur Bertutur” yang diselenggarakan di Museum Sejarah Jakarta.Gambar yang dibuat oleh seorang pendeta sekaligus pelukis bernama Jan Brandes pada tahun 1780-an itu menggambarkan interior kabin seorang dokter di atas kapal Stavenisse .
- Kritis hingga Akhir Hayat
SEBAGAI loyalis Sukarno, Letjen TNI (Purn) Ahmad Yunus Mokoginta mengalami nasib sama dengan jenderal-jenderal pendukung Sukarno lainnya saat peralihan Orde Lama ke Orde Baru. Petarung semasa Revolusi Fisik itu mesti menanggalkan seragamnya untuk menjalani “pembuangan” sebagai duta besar.
- Sudharnoto, Seniman Lekra Pencipta Lagu Garuda Pancasila
HAMPIR semua anak sekolah pasti mengenal lagu Garuda Pancasila . Lagu bertempo mars itu juga tak pernah absen dari daftar lagu pada buku lagu wajib nasional. Namun, penciptanya, Sudharnoto, justru hampir dilupakan. Padahal, sepak terjangnya cukup panjang dalam sejarah musik dan kebudayaan Indonesia.






















