top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

KNIL Jerman Ikut Kempeitai

Sempat mengabdi pada Hindia Belanda sebagai serdadu, TJ Geurts sial saat Perang Dunia II sial karena orang Jerman. Sempat membalas dendam pada Belanda, dia kena balas dendam lagi oleh orang Belanda.

17 Okt 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Awak Angkatan Laut Jerman (Kriegsmarine) dari Kapal Selam U-219. Seperti mereka, orang Jerman yang hidup di Hindia Belanda pada masa Perang Pasifik seperti TJ Geurts, juga ditahan. Baru bebas setelah Jepang datang. (Koleksi Herwig Zahorka).

Diperbarui: 11 Jan

NUSANTARA yang oleh Belanda dinamakan Hindia Belanda tak hanya menampung orang Belanda dan pribumi. Kekayaan alam yang dikandungnya menggiurkan orang dari manapun. Orang sekitar Belanda, termasuk Jerman, pun banyak yang mencari penghidupan lebih baik dengan merantau ke Hindia Belanda. Menjadi tentara kolonial Koninklijk Nederlandsch Indish Leger (KNIL) adalah salah satu jalannya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page