top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Sumitro Cemburu pada Simatupang

Meski sama-sama memperjuangkan kedaulatan Indonesia dalam perundingan KMB, Sumitro tidak seberuntung Simatupang. Namun, kiprah Sumitro dalam pemerintahan jauh lebih panjang daripada Simatupang.

16 Okt 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Sumitro Djojohadikusumi dan Tahi Bonar Simatupang. (Wikimedia Commons).

  • 17 Okt 2024
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 11 Jan

SUMITRO Djojohadikusumo dan Kolonel Tahi Bonar Simatupang adalah dua anggota delegasi Indonesia paling muda dalam Konferensi Meja Bundar (KMB). Dalam konferensi yang digelar pada akhir 1949 di Den Haag, Belanda itu, Sumitro berusia 32 tahun sedangkan Simatupang 29 tahun. KMB menjadi puncak dari perundingan-perundingan sebelumnya antara Belanda dan Indonesia sekaligus akhir dari sengketa antara kedua negara.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page