top of page

4 Februari 1921: Tjong A Fie Meninggal Dunia

Tjong A Fie dihormati karena dedikasi dan dermawan. Pengusaha sukses ini membangun sekolah hingga rumah ibadah. Kepergiannya menjadi duka bagi kota Medan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tjong A Fie. (Wereldmuseum Amsterdam).

4 Feb 2023
2 menit membaca

Diperbarui: 4 Feb

SEORANG tokoh asal Tiongkok, Tjong A Fie pergi meninggalkan duka bagi kota Medan. Ia berperan dalam bidang ekonomi hingga pembangunan dan sosial.


Tjong A Fie lahir pada 1869 di Distrik Meixian, Guang Dong, Tiongkok, dengan nama Tjong Fung Nam. Ia juga dikenal sebagai Tjong Yiauw Hian. Terlahir dari keluarga yang tergolong miskin, sehingga ia tidak menyelesaikan pendidikannya. Aktivitas kesehariannya bekerja di toko kelontong milik keluarganya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page