top of page

Aksi Brutal Baret Hijau

Pasukan Baret Hijau Belanda memburu panglima Divisi Siliwangi berujung pembantaian tentara dan rakyat sipil di Sumedang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Parade prajurit KST di Batavia, 1948. (gahetna.nl).

31 Mei 2023
5 menit membaca

Diperbarui: 7 Agu 2025

SUATU pagi, April 1949. Samyi tengah bekerja sebagai buruh tani di Sampora ketika rentetan tembakan terdengar dari arah Lencang. Kedua tempat itu masuk wilayah Desa Cibubuan, Kecamatan Conggeang, Sumedang tapi jaraknya cukup jauh sekitar 3–4 km. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page