- 10 Jan 2025
- 5 menit membaca
Diperbarui: 31 Des 2025
KENDATI program Makan Gizi Gratis (MGB) telah dijalankan Januari 2025 ini, kritik terhadapnya tak pernah berhenti. Terakhir, ramai di media sosial menyoroti komposisi menu MBG yang diberikan di sebuah sekolah justru tak ada sayuran. Lauknya pun ayam goreng bertepung yang umum dijual di restoran cepat saji atau kedai pinggir jalan.
Tak hanya soal menu, hal-hal lain terkait program tersebut pun menjadi sasaran kritik. Terlebih soal penyelenggaraannya, yang di tiap daerah masih seperti berjalan sendiri-sendiri. Tiada standarisasi yang dapat diacu karena memang program tersebut perencaannya dikebut sehingga hasilnya belum benar-benar matang.
Sebagai contoh, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memutuskan mengganti susu dengan putih telur untuk program MBG di Palembang. Kendati Kepala SPPG Ilir Barat I Palembang M. Dicky Alghaffar mengatakan penggantian susu dengan putih telur itu merupakan arahan dari pemerintah pusat, fakta di lapangan seperti bertentangan. Selain tak ada pernyataan serupa di daerah-daerah lain, Dicky juga menyatakan soal kendala teknis yang dihadapinya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















