top of page

Cerita George McTurnan Kahin Saat Ditangkap Belanda

Datang sebagai mahasiswa merangkap wartawan, George McTurnan Kahin terpaksa meninggalkan Yogyakarta karena Belanda melancarkan agresi militer.

loading_historia_white.gif
transparant.png

George McTurnan Kahin. (Wikimedia Commons).

10 Nov 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 18 Feb

CERITA itu terdapat dalam buku Soekarno: Biografi 1901-1950 karya Lambert Giebels, penulis sejarah asal Belanda. Alkisah, pada 19 Desember 1948, para serdadu Belanda mulai merangsek Yogyakarta. Terjadilah tembak menembak antara mereka dengan para tentara Indonesia di dalam kota. Sementara pesawat-pesawat tempur Belanda tak henti-hentinya menghujani ibu kota Republik Indonesia itu dengan peluru.


Di tengah kekacauan itu, tetiba seorang bule mendekati para penyerbu. Dalam mimik marah, dia melancarkan protes keras kepada Letnan J.A. Bakker seorang perwira Belanda dari Tijger Brigade. Alih-alih ditanggapi, Bakker menghardik lelaki muda itu untuk tutup mulut dan “menjadi anak yang manis” saja.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page