- 10 Nov 2020
- 3 menit membaca
Diperbarui: 18 Feb
CERITA itu terdapat dalam buku Soekarno: Biografi 1901-1950 karya Lambert Giebels, penulis sejarah asal Belanda. Alkisah, pada 19 Desember 1948, para serdadu Belanda mulai merangsek Yogyakarta. Terjadilah tembak menembak antara mereka dengan para tentara Indonesia di dalam kota. Sementara pesawat-pesawat tempur Belanda tak henti-hentinya menghujani ibu kota Republik Indonesia itu dengan peluru.
Di tengah kekacauan itu, tetiba seorang bule mendekati para penyerbu. Dalam mimik marah, dia melancarkan protes keras kepada Letnan J.A. Bakker seorang perwira Belanda dari Tijger Brigade. Alih-alih ditanggapi, Bakker menghardik lelaki muda itu untuk tutup mulut dan “menjadi anak yang manis” saja.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.











