top of page

Cosmas Batubara Sang Menteri Rumah Susun

Aktif demo di era Sukarno, jadi menteri di era Soeharto. Rumah susun jadi karya monumentalnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Cosmas Batubara dengan Presiden Sukarno, 15 Januari 1966, di Istana Bogor. (Repro Cosmas Batubara Sebuah Otobiografi Politik).

  • 8 Agu 2019
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 27 Apr

PADA 18 Januari 1966, Cosmas muda naik bemo ke Istana Merdeka Jakarta. Dia beserta sembilan pimpinan KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) Pusat, KAMI Jakarta Raya dan KAMI UI diundang Presiden Sukarno. Sukarno mengundang mereka karena demo menuntut pembubaran PKI berlarut-larut saat itu.


Di Istana, Cosmas dan sembilan mahasiswa lainnya dipandangi Sukarno satu per satu. Sukarno lalu mulai bicara dengan nada yang semakin meninggi. Bung Besar nampaknya marah karena menduga para mahasiswa telah menjadi antek Nekolim (neo kolonialisme) dan tak paham revolusi.


“Dengan nada suara yang mencerminkan kemarahan itu, saya merasa, sebenarnya Bung Karno tidak memahami mengapa mahasiswa berdemonstrasi. Tampaknya dia yakin betul bahwa mahasiswa tidak memahami revolusi yang sedang berlangsung di negeri ini,” kata Cosmas dalam Cosmas Batubara Sebuah Otobiografi Politik.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setalah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
Karangan bunga bukan sekadar dekorasi. Tiap bunga memiliki makna, mulai dari tanda cinta hingga peringatan yang mendorong munculnya floriografi atau bahasa bunga.
Karangan bunga bukan sekadar dekorasi. Tiap bunga memiliki makna, mulai dari tanda cinta hingga peringatan yang mendorong munculnya floriografi atau bahasa bunga.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Dari sebuah pelana kuda, Hermes menjadi kunci untuk memasuki kalangan sosialita.
Dari sebuah pelana kuda, Hermes menjadi kunci untuk memasuki kalangan sosialita.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
transparant.png
bottom of page