top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Moerdiono, Jubir Loyalis Tutup Usia

Gagap ketika diwawancarai wartawan. Garang menjaga kekuasaan.

6 Okt 2011

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Moerdiono

  • 7 Okt 2011
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 7 Feb

SUATU hari Moerdiono menelpon sejarawan Sartono Kartodirdjo. Menteri Sekretaris Negara yang terkenal bicara terbata-bata kala diwawancara wartawan itu meminta Sartono mengoreksi buku putih terbitan Sekretariat Negara RI soal “Pemberontakan G.30.S/PKI”.  Sartono menjawab singkat, “tugas sejarawan bukan mengoreksi buku putih.” Tapi toh Moerdiono tetap mengirim kurir ke Yogyakarta, membawakan naskah “buku putih” untuk Sartono. 


Sartono kemudian melakukan beberapa koreksi dan memberikan catatan ihwal aspek metodologis yang digunakan dalam menulis buku tersebut. Betapa pun dililit persoalan metodologis, buku tersebut tetap terbit. Moerdiono memberi kata pengantar. Dalam buku ini disajikan biografi sebuah institusi bernama PKI yang disebut telah berkali-kali melakukan pemberontakan mulai 1926/1927, 1948 dan kemudian 1965. Rentetan peristiwa itu tak disertai penjelasan kepada siapa dan apa latar belakang pemberontakan, misalnya dalam soal peristiwa 1926. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page