top of page

Darah Minahasa di Tubuh Prabowo

Selain Jawa, darah Minahasa mengalir juga dalam diri Prabowo melalui klan ibunya. Bagaimana kisahnya?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Prabowo Subianto bersama orang tuanya, Sumitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar. (Instagram Prabowo Subianto).

25 Mar 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 26 Jul

DENGAN logat Minahasa ala kadarnya, Prabowo berseru, “Torang semua basaodara”. Dalam bahasa Indonesia berarti, “Kita semua bersaudara.” Di lapangan Ternate Baru, Manado, Prabowo menyampaikan orasi politik.


Kehadiran Prabowo di ibu kota Sulawesi Utara itu dalam rangka kampanye pemilihan presiden mendatang. Ribuan warga Manado datang menyaksikan calon presiden Republik Indonesia ini berpidato.


Prabowo merasa kembali ke kampung halamannya. Katanya, “Dalam tubuh saya ini mengalir darah Minahasa.” Yang menarik, Prabowo juga mengatakan, “Saya ini lahir dari rahim ibu Nasrani, tidak mungkin dukung Islam radikal.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page