top of page

Dari Sekolah Liar hingga Anarkisme

Satu episode pendek dalam sejarah PKI. Anggota organisasi massanya dilabeli anarki, diburu, dan dibuang ke Digul.

loading_historia_white.gif
transparant.png

PKI cabang Batavia (Jakarta). (Repro J. Blumberger, De Communistische Beweging in Nederlandsch-lndie, 1928).

24 Mei 2020
6 menit membaca

PARTAI Komunis Indonesia (PKI) tidak serta-merta berdiri. Lewat Sarekat Islam (SI), organisasi bumiputra terbesar saat itu, aktivis PKI bergerak dan melakukan konsolidasi anggota di tingkat basis. Pada kongres 1921, SI melarang keanggotaan rangkap. Akibatnya, para aktivis PKI mesti keluar. Organisasi terbagi menjadi dua: SI Putih dan SI Merah. SI Putih dipimpin Haji Agus Salim dan Abdoel Moeis (di Yogyakarta), sementara SI Merah dipimpin Semaoen dan Alimin (di Semarang).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page