top of page

Dari Uang Panas hingga Selebritas

Menteri urusan Bank Sentral ditangkap dan diadili. Dituduh subversi, korupsi, hingga banyak istri.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Menteri Urusan Bank Sentral Jusuf Muda Dalam diapit dua perempuan tahun 1960-an. (ANRI).

30 Jan 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 29 Jul

MASYARAKAT Indonesia pernah dibikin geger oleh sebuah video hubungan mesum pada 2006. Kalau pelakunya orang biasa barangkali tak terlalu heboh. Pasalnya “aktor” di video itu seorang anggota DPR RI, Yahya Zaini. Sementara artisnya adalah Maria Eva, seorang penyanyi dangdut. Keduanya bukan pasangan suami-istri yang sah.


Geger hampir serupa kembali melanda. Ahmad Fathanah, yang dekat dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishak, diketahui punya beberapa istri dan berhubungan dengan banyak perempuan. Kepada mereka, Fathanah sungguh royal. Segala rupa harta diberikan: rumah, mobil, jam tangan mahal. Padahal itu semua asalnya dari duit negara yang diselewengkan. Selain Fathanah, beberapa perempuan itu pun jadi bahan pemberitaan bak selebritas.


Celaka sungguh celaka. Presiden PKS, yang ditengarai menerima aliran duit dari Fathanah, juga ketahuan punya perempuan-perempuan simpanan. Entah fakta yang sebenarnya bagaimana, tapi seorang politisi –apalagi dari partai yang getol membawa nama Islam– kena isu tak sedap macam itu, habislah. Diseranglah ia dan partainya dari sana-sini. Isu macam begitu ibarat sekali tembak, kena, sasarannya bisa dibikin mati berkali-kali.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page