top of page

Di Sekitar Nasionalisasi Bank Sentral

Menguak rumitnya negosiasi ekonomi dalam KMB hingga gebrakan nasionalisasi Bank Indonesia sebagai simbol kedaulatan ekonomi dan moneter.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Eks-gedung bank sentral "De Javasche Bank" yang kini menjadi Museum Bank Indonesia (Randy Wirayudha/Historia)

21 Mei 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 4 Jul

HAL-hal bersifat seremonial dan risalah-risalah di akhir perundingan panjang Konferensi Meja Bundar (KMB) sudah disinggung banyak riset dan buku. Namun perihal alotnya negosiasi di sejumlah komisi, masih sangat jarang. Terlebih di komisi yang merundingkan bidang ekonomi dan moneter.


Agus Setiawan dkk. dalam buku Konferensi Meja Bundar: Jalan Menuju Terbentuknya Bank Sentral Republik Indonesia mencoba menelusuri detailnya. Saat menghadapi negosiasi KMB yang berlangsung dari 23 Agustus-2 November 1949 hingga akhirnya diratifikasi pada 27 Desember 1949 oleh delegasi Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Belanda, delegasi Indonesia yang diketuai Moh. Hatta mengikutsertakan sembilan tokoh.


Mereka memiliki misi di masing-masing bidang: Mr (meester in de rechten) Mohammad Roem, Prof. Dr. Soepomo, Dr. Johannes Leimena, Mr. Ali Sastroamidjojo, Mr. Soejono Hadinoto, Mr. Abdul Karim Pringgodigdo, Dr. Moewardi, Kolonel T.B. Simatupang, dan Dr. Sumitro Djojohadikusumo.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
transparant.png
bottom of page