top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Dirundung Gara-gara Payung

Jonas Hanway dicemooh ketika pertama kali menggunakan payung di jalanan London pada abad ke-18. Meski diejek kurang maskulin, kebiasaannya justru diikuti banyak orang dan payung menjadi populer di kalangan pria.”

23 Okt 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

lustrasi Jonas Hanway ketika menggunakan payung di London pada abad ke-18. (William Sangster, Umbrellas and Their Story).

Diperbarui: 9 Jan

JONAS Hanway mungkin bukan orang yang pertama kali menemukan payung. Tetapi namanya akan selalu dikenang dalam sejarah kemunculan payung di Inggris, khususnya kota London. Sebab, ia disebut sebagai pria pertama yang terlihat mengenakan payung di jalanan London pada abad ke-18.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page