top of page

Dua Korea Nyaris Perang Gara-gara Dahan Pohon Ditebang

Gara-gara memangkas sebuah pohon di perbatasan, dua Korea nyaris kembali perang. Menewaskan dua perwira Amerika.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Insiden Korean Axe Murder Incident di Panmunjom, perbatasan Korea Selatan-Korea Utara (United Nations Command/American Forces Korea Network [AFKN] video library).

22 Agu 2021
6 menit membaca

Diperbarui: 6 Jul

KENDATI tugasnya di “daerah panas” perbatasan Korea tinggal tiga hari, Kapten Arthur G. Bonifas dari pasukan UN Command tetap berupaya menjalankan tugas-tugasnya dengan sebaik mungkin. Tak ada tugas berat menantinya, terlebih setelah calon penggantinya tiba.


“Penggantinya –Kapten Ed Shirron, yang tingginya enam kaki enam dan lebih dari dua ratus pound bahkan besar menurut standar Merry Monk– telah tiba. Arth menghabiskan hari-hari terakhirnya di Korea untuk mengajak Shirron berkeliling, bersiap untuk pergantian komando pada tanggal dua puluh satu, dan merencanakan satu tugas yang belum selesai di JSA –pemangkasan pohon poplar Normandia,” tulis Rick Atkinson dalam The Long Gray Line: The American Journey of West Point’s Class of 1966.


Pada 18 Agustus 1976, Bonifas bersemangat memimpin sekelompok pekerja Korean Service Corps (KSC) berikut para personel perbatasan yang mengawalnya memangkas sebuah pohon poplar setinggi 40 kaki di dekat Jembatan Sach’on (Bridge of No Return) –yang merupakan batas antara Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut)– di sisi barat daya Joint Security Area (JSA), Demilitary Zone (DMZ) Panmunjom, Korsel.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page