top of page

Eks KNIL Tajir

Mereka kaya setelah keluar dari KNIL. Umumnya berkat bisnis.

loading_historia_white.gif
transparant.png

asukan KNIL membentuk formasi. Beberapa di antara eks KNIL pribumi sukses berbisnis hingga menjadi kaya. (Tropenmuseum/Wikimedia Commons

4 Sep 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 8 Mar

DI zaman Hindia Belanda, ada seorang sersan Jawa bernama Kunto. Jebolan kelas dua  Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren (OSVIA) ini masuk Koninklijk Nederlandsche Indische Leger (KNIL) sejak muda. Dia pernah bertugas di Kutaraja, Tapak Tuan, Purworejo, Semarang, dan Magelang.


Gaji seorang sersan KNIL kala itu lebih bagus dibanding sersan TNI sekarang. Setidaknya, Sersan Kunto tiap bulan bisa terima gaji lebih dari 100 gulden.


Selagi muda, Kunto sering iseng beli lotre. Majalah Benteng Negara tahun 4 tahun VIII 1957 menyebut, dia enam kali menang lotre. Dia pernah memenangkan hadiah lotre sebesar 30 ribu gulden. Alih-alih segera menghabiskan uang panas itu, dia justru menggunakannya untuk investasi. Beberapa mobil dia beli untuk disewakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
transparant.png
bottom of page