top of page

Eksperimen dari Jombang

Anak muda putus sekolah dan menganggur menjadi problem di banyak daerah di Indonesia. Di Jombang, sebuah kota kecil di Jawa Timur, mereka diberikan keterampilan praktis dan praktik lapangan lalu dikirim ke Lampung dalam program Transmigrasi Pramuka.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Suasana pemberangkatan peserta Transmigrasi Pramuka I ke Way Abung, Lampung, Oktober 1972. (Koleksi pribadi Wahono Djoko Santoso).

22 Jul
9 menit membaca

Diperbarui: 25 Jul

ANAK-ANAK muda berseragam cokelat berdiri takzim di halaman Istana Negara, Jakarta. Mereka bukan pelajar biasa, apalagi pejabat istana. Mereka adalah peserta Transmigrasi Pramuka (Transpram), program transmigrasi yang melibatkan anggota Gerakan Pramuka. Dengan seksama, mereka menyimak pidato Presiden Soeharto dalam upacara pelepasan yang diadakan Sabtu pagi, 14 Oktober 1972.


Di depan podium, Presiden Soeharto menyampaikan bahwa proyek ini bukan hanya soal relokasi. Bukan sekadar memindahkan warga dari pulau padat ke pulau yang lengang. “Transmigrasi bukan pemindahan kesengsaraan dan kemiskinan dari Jawa ke daerah lain,” ujarnya, dikutip Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973.


Selepas acara, para peserta Transpram berangkat menuju Pelabuhan Merak. Mereka kembali mengikuti upacara sebelum menyeberang ke Lampung. Setiba di tujuan, mereka bermalam di mes transmigrasi Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page