top of page

Empat Kerajaan Buatan tanpa Pengakuan

Mirip Kerajaan Agung Sejagat, empat kerajaan di berbagai sudut dunia ini eksis dengan klaim historis.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kerajaan Agung Sejagat yang mengklaim kekuasaannya meliputi seluruh dunia dan mewarisi janji Majapahit (Foto: Twitter @aritsantoso)

17 Jan 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 12 Jul

DI tengah kisruh beragam skandal, mulai Jiwasraya, Asabri, hingga kegagalan KPK menggeledah DPP PDIP, publik tanah air digegerkan oleh kemunculan Kerajaan Agung Sejagat (KAS). Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya, Dyan Gitarja, yang mendirikan kerajaan di Bayan, Purworejo, Jawa Tengah itu mengklaim kerajaan mereka sebagai penerus Kerajaan Majapahit dan dengan kekuasaan meliputi seluruh dunia. KAS memiliki misi untuk menciptakan kedamaian di kolong langit.


Kemunculan KAS menambah panjang daftar micronations (negara mikro) atau negara fiksi/khayalan yang berdiri di dalam sebuah negara berdaulat. Sejak abad ke-19, klaim semacam KAS sudah bertebaran di segenap pojok bumi baik yang klaim sungguhan maupun sekadar propaganda iklan. Bentuk mereka beragam, mulai dari republik hingga monarki.


Dari ratusan negara khayalan itu, sedikitnya eksis lima negara berbentuk kerajaan dan mengklaim punya dasar historis atas berdirinya kerajaan mereka. Empat di antaranya, mirip KAS yang mengaku memegang warisan janji 500 tahun pasca-runtuhnya Majapahit. Berikut empat kerajaan itu:

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto dan penulisan ulang sejarah Indonesia menjadi isu yang disoroti Amnesty International Indonesia dalam rapor merah HAM pemerintahan Prabowo-Gibran.
Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto dan penulisan ulang sejarah Indonesia menjadi isu yang disoroti Amnesty International Indonesia dalam rapor merah HAM pemerintahan Prabowo-Gibran.
Meniti jalan sepakbola dengan sepatu bekas dari tetangga. Berkali-kali memecahkan rekor transfer hingga jadi kunci trio Trinitas United.
Meniti jalan sepakbola dengan sepatu bekas dari tetangga. Berkali-kali memecahkan rekor transfer hingga jadi kunci trio Trinitas United.
Itaewon berkembang dari “desa orang asing” menjadi “zona internasional”. Disebut sebagai pintu gerbang menuju dunia.
Itaewon berkembang dari “desa orang asing” menjadi “zona internasional”. Disebut sebagai pintu gerbang menuju dunia.
Tak hanya diperebutkan para pesepakbola, trofi Piala Dunia juga diincar Nazi dan pencuri. Trofi pertama dilebur jadi emas batangan.
Tak hanya diperebutkan para pesepakbola, trofi Piala Dunia juga diincar Nazi dan pencuri. Trofi pertama dilebur jadi emas batangan.
Kalau terjadi sebuah kekerasan massal sampai memakan waktu berbulan-bulan, meliputi wilayah yang besar, biasanya negara ikut campur.
Kalau terjadi sebuah kekerasan massal sampai memakan waktu berbulan-bulan, meliputi wilayah yang besar, biasanya negara ikut campur.
Frank Lenz berkeliling dunia dengan sepeda membawa kamera dan mengirimkan catatan perjalanannya ke majalah. Ia hilang di tengah perjalanan.
Frank Lenz berkeliling dunia dengan sepeda membawa kamera dan mengirimkan catatan perjalanannya ke majalah. Ia hilang di tengah perjalanan.
transparant.png
bottom of page