- 11 Apr 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 1 hari yang lalu
AKHIR abad 16, tepatnya setelah tahun 1592, pasokan lada dari Asia ke Eropa yang terpusat di Lisbon, Portugis, menurun drastis dan harganya mahal. Penyebabnya armada dagang Portugis diganggu armada Inggris di wilayah selatan Atlantik.
Hal itu justru jadi peluang pedagang Belanda untuk mengambil lada langsung dari sumbernya, Nusantara. Mereka pun mengumpulkan segala informasi dunia pelayaran ke timur dengan mengontak beberapa ahli kartografi dan pelaut berpengalaman.
Petrus Plancius (1552-1622)
Kartografer ini membuat peta dunia pada 1592, berjudul Nova et exacta Terrarum Tabula geographica et hydrographica. Dia mengembangkan metode baru untuk menentukan garis bujur serta memperkenalkan proyeksi Mercator untuk peta navigasi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















