top of page

Empat Versi Al-Qur'an Milik Teuku Umar

Bukan hanya tiga, Al-Qur'an yang disebut milik Teuku Umar di Belanda ada empat. Mana yang asli miliknya?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Teuku Umar (duduk, tengah) bersama para pengikutnya (Nationaal Museum van Wereldculturen)

10 Nov 2022
6 menit membaca

Diperbarui: 11 Feb

TEUKU Umar sudah menjadi pahlawan nasional sejak ditetapkan pemerintah melalui SK Presiden No. 087/TK/1973 pada 6 November 1973. Sebagai sosok yang gugur dalam pertempuran melawan Belanda, barang-barangnya turut dirampas. Salah satunya adalah kitab suci Al-Qur'an, yang kemudian menjadi koleksi di museum Belanda. Kini, Al-Qur'an itu sedang diupayakan untuk dipulangkan ke tanah air.


Al-Qur'an Teuku Umar jadi satu dari delapan benda bersejarah yang akan direpatriasi pemerintah Indonesia dari Belanda. Repatriasinya didasari surat Ditjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek bulan Juli 2022 dan ditanggapi positif lewat surat balasan Staatsecretaries voor Culture n Media (Menteri Muda Kebudayaan dan Media) Belanda Gunay Uslu pada medio September 2022.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page