top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Gagalnya Gerakan Rabu Pagi

Andi Azis memimpin serdadu KNIL yang menolak kedatangan pasukan TNI dari Jawa. Sempat berhasil merebut komando militer kota Makassar, namun akhirnya gagal dan menyesal.

4 Des 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Kapten Andi Azis membacakan pledoinya. (Dok. Keluarga Andi Djuanna Daeng Maliungan).

Diperbarui: 6 Jan

SEBAGIAN serdadu KNIL (Tentara Kerajaan Hindia Belanda) asal Ambon, yang menolak bergabung dengan APRIS (Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat), menolak kedatangan pasukan TNI dari Jawa ke Makassar. Pemerintah RIS tentu tahu tuntutan itu. Namun, Batalion Worang dari Jawa Timur tetap dipaksakan datang ke Makassar. Sehingga serdadu KNIL pun mengambil tindakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page