top of page

Gurkha Datang, Menang Kemudian

Pasukan Sekutu kewalahan menghadapi pejuang Surabaya. Gurkha datang, keadaan berubah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pejuang Surabaya tertangkap tentara Gurkha. (Imperial War Museums).

31 Mei 2025
6 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

KAPAL HMS Waveney merapat ke pelabuhan Surabaya pada 25 Oktober 1945, selepas matahari terbit. Brigadir Mallaby, pemimpin pasukan perintis Sekutu dari Brigade ke-49, berdiri di dek kapal bersama Kapten MacDonald. Mereka memeriksa keadaan pelabuhan secara sambil lalu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page