top of page

Gurkha Datang, Menang Kemudian

Pasukan Sekutu kewalahan menghadapi pejuang Surabaya. Gurkha datang, keadaan berubah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pejuang Surabaya tertangkap tentara Gurkha. (Imperial War Museums).

31 Mei 2025
6 menit membaca

Diperbarui: 29 Sep

KAPAL HMS Waveney merapat ke pelabuhan Surabaya pada 25 Oktober 1945, selepas matahari terbit. Brigadir Mallaby, pemimpin pasukan perintis Sekutu dari Brigade ke-49, berdiri di dek kapal bersama Kapten MacDonald. Mereka memeriksa keadaan pelabuhan secara sambil lalu.


“Kami lihat penduduk lokal berdiri gagah dengan tampang waspada. Mereka bersenjata lengkap, berkalung peluru, dan membawa tommy gun, senapan, granat, pedang, dan senjata lainnya,” kata MacDonald, dikutip Richard McMillan dalam The British Occupation of Indonesia.

 

Brigade ke-49 datang ke Surabaya untuk menjalankan tiga misi utama: mengevakuasi orang-orang sipil Belanda, mengevakuasi tawanan perang dan interniran Eropa, serta memulangkan orang-orang Jepang. Sadar kedatangan Brigade ke-49 memantik kewaspadaan penduduk setempat, Mallaby memerintahkan MacDonald turun dari kapal. Tanpa senjata.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Sebelum payung hukum dibuat, mengusut kasus kekerasan dalam rumah tangga bak menegakkan benang basah.
Sebelum payung hukum dibuat, mengusut kasus kekerasan dalam rumah tangga bak menegakkan benang basah.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Prancis menjual wilayah Louisiana kepada Amerika Serikat. Salah satu penjualan tanah terbesar di dunia.
Prancis menjual wilayah Louisiana kepada Amerika Serikat. Salah satu penjualan tanah terbesar di dunia.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
transparant.png
bottom of page