top of page

Misi Kemanusiaan Berubah Menjadi Peperangan

Inggris terpaksa menggunakan pasukan India dan Gurkha. Kehadiran pasukan Belanda membuat pasukan Sekutu ini terlibat dalam peperangan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tentara India menangkap empat pejuang Indonesia di sebuah desa di Bekasi sebelum desa tersebut dibakar sebagai pembalasan atas terbunuhnya lima personel RAF dan 20 personel Maharatta. (Imperial War Museums).

30 Mei 2025
7 menit membaca

Diperbarui: 29 Sep

TAK ada sambutan selamat datang ketika pasukan Inggris (Sekutu) mendarat di Tanjung Priok, Jakarta, pada 29 September 1945. Hanya beberapa anak-anak melambaikan tangan kepada serdadu India yang rata-rata tinggi besar dan berkulit gelap.


Pasukan Sekutu bersiap menjalankan tugas di Indonesia: melindungi dan mengungsikan tawanan perang Sekutu dan tawanan lainnya, melucuti dan mengembalikan tentara Jepang, serta memelihara hukum dan ketertiban. Untuk memenuhi misi itu, Jenderal Lord Louis Mountbatten, pemimpin Komando Asia Tenggara (SEAC), menunjuk Letjen Sir Philip Christison.


Pasukan Sekutu datang dengan keterbatasan. Mereka kekurangan kapal pengangkut, berkas intelijen, dan terutama personel. “Hanya ada satu divisi yang terdiri dari orang-orang Inggris totok di Timur Jauh dan divisi itu sedang bertugas di India dan Burma,” tulis Benedict Anderson dalam Revoloesi Pemoeda. “Karena itu Mountbatten terpaksa menaruh kepercayaan pada pasukan-pasukan India dan Gurkha.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Sebelum payung hukum dibuat, mengusut kasus kekerasan dalam rumah tangga bak menegakkan benang basah.
Sebelum payung hukum dibuat, mengusut kasus kekerasan dalam rumah tangga bak menegakkan benang basah.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Prancis menjual wilayah Louisiana kepada Amerika Serikat. Salah satu penjualan tanah terbesar di dunia.
Prancis menjual wilayah Louisiana kepada Amerika Serikat. Salah satu penjualan tanah terbesar di dunia.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
transparant.png
bottom of page