top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Gurkha Tentara dari Bukit

Terkenal sebagai tentara kelas satu, Gurkha pernah menderita beberapa kekalahan. Nasib mereka pun tak baik-baik amat.

1 Jun 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Batalion Nasiri kemudian dikenal sebagai Gurkha Rifles 1 tahun 1857. (Wikimedia Commons).

  • 2 Jun 2025
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

PASUKAN Gorkha bergerak cepat menuruni bukit, menuju pos polisi di Butawal, perbatasan India dan Nepal, pada malam 22 April 1814. Mereka melepas tembakan. 18 polisi tewas seketika. Pos polisi itu dibangun Kongsi Dagang India Timur Inggris (EIC) demi memuluskan rencana ekspansi dari India ke Nepal.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
bottom of page