top of page

Gurkha Tentara dari Bukit

Terkenal sebagai tentara kelas satu, Gurkha pernah menderita beberapa kekalahan. Nasib mereka pun tak baik-baik amat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Batalion Nasiri kemudian dikenal sebagai Gurkha Rifles 1 tahun 1857. (Wikimedia Commons).

2 Jun 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

PASUKAN Gorkha bergerak cepat menuruni bukit, menuju pos polisi di Butawal, perbatasan India dan Nepal, pada malam 22 April 1814. Mereka melepas tembakan. 18 polisi tewas seketika. Pos polisi itu dibangun Kongsi Dagang India Timur Inggris (EIC) demi memuluskan rencana ekspansi dari India ke Nepal.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page