top of page

Gus Dur dan Film Dakwah

Kegemaran Gus Dur membaca buku dan menonton film membuatnya punya pandangan berbeda tentang film dakwah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Gus Dur. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

  • 17 Apr 2021
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 1 Jul

SETIAP Ramadan tiba, film-film dakwah Islam tayang sangat sering di televisi. Film-film itu berupaya menyampaikan pesan Islam lewat bentuk-bentuk lahir yang kentara. Misalnya terlihat pada busana, ucapan, adegan di masjid, dan suasana keluarga dalam rumah. Tak jarang orang merasa dikhotbahi ketika menontonnya sehingga menjadi kurang nyaman. Akhirnya, film itu justru ditinggalkan.


K.H. Abdurrachman Wahid, mantan presiden Indonesia 1999–2001, punya rumus jitu agar film dakwah tak terjebak pada formalitas semacam itu. Gus Dur, sapaan akrabnya, selain dikenal sebagai sosok gemar membaca, juga gandrung pada film. Sejak remaja dan tinggal di Yogyakarta, pada 1950-an dia gemar menonton film-film serius.


“Hampir sebagian besar waktunya selama tinggal di kota ini ia habiskan dengan menonton film,” sebut Greg Barton dalam Biografi Gus Dur.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setalah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
Penjualan vas antik di tengah situasi ekonomi yang sulit menyulut kemarahan masyarakat China.
Penjualan vas antik di tengah situasi ekonomi yang sulit menyulut kemarahan masyarakat China.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Permainan serupa latto-latto pernah digandrungi anak-anak di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa. Permainan ini kemudian dilarang karena berbahaya.
Permainan serupa latto-latto pernah digandrungi anak-anak di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa. Permainan ini kemudian dilarang karena berbahaya.
transparant.png
bottom of page