top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kegemaran Buya Hamka Menonton Film

Bagi Hamka film terkadang memberikan inspirasi kepada kegemarannya mengarang. Namun dia pun berpendapat film juga kerap memberi dampak buruk.

22 Des 2020

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi Buya Hamka. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

  • 22 Des 2020
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 17 Feb

HAJI Abdul Malik Karim Amarullah atau Buya Hamka merupakan ulama sekaligus intelektual besar Indonesia. Sumbangsihnya untuk bangsa ini tidak bisa dianggap enteng. Ia memerankan peran penting dalam pergerakan umat Islam di Indonesia. Hamka turut mendirikan Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan membangun Muhammadiyah.


Hamka juga seorang pujangga besar Minangkabau. Selama hidupnya ia telah melahirkan banyak karya fenomenal, seperti Tafsir al-Azhar, Empat Bulan di Amerika, Sejarah Umat Islam, serta roman Angkatan Baru dan Tenggelamnya Kapal van der Wijk. Rupanya salah satu sumber inspirasi Hamka dalam membuat karya-karya tersebut berasal dari kegemarannya menonton film. Dalam otobiografinya, Kenang-Kenangan Hidup, Hamka bercerita jika tidak jarang dari film-film itu ia akan menemukan ide untuk mengarang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page