Diperbarui: 11 Okt
CLEOPATRA (69 SM–30 SM) terbujur di ranjang kematiannya yang legendaris, lengkap dengan mahkota dan perhiasan. Walau masih misterius, konon Cleopatra bunuh diri menggunakan gigitan ular Naja haje (asp) yang ia sarangkan di dadanya sendiri.
Jauh sebelumnya Cleopatra memilih untuk memihak Marc Antony yang merupakan ayah dari ketiga anaknya sekaligus sekutu politiknya dalam pertempuran Actium. Setelah Julius Caesar dibunuh, Antony yang merupakan jenderal sekaligus administrator Julius Caesar, bertempur melawan ahli waris sang kaisar, Oktavianus.
Namun, pasangan kekasih itu bersama pasukannya tak bertahan lama. Mereka kalah dalam perang saudara itu. Cleopatra meninggalkan pertempuran, melarikan diri ke Mesir. Antony yang berhasil melepaskan diri dari pertempuran mengikuti Cleopatra.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















