top of page

Jack Charlton, Legenda yang Acap Bikin Kiper Berang

Kepergian Jack Charlton si "pencipta" teknik pengganggu kiper lawan kala tendangan sudut.

loading_historia_white.gif
transparant.png

John "Jack" Charlton memegang trofi Jules Rimet sebagai capaian puncak prestasinya sebagai pemain di Piala Dunia 1966 bersama timnas Inggris. (thefa.com).

12 Jul 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 8 Mei

KARIERNYA tak bergelimang harta. Namanya bahkan kalah beken dari sang adik. Namun mendiang Jack Charlton dikenal luas sebagai pemimpin natural dan berkarakter. Meski jasanya terhadap Inggris di Piala Dunia 1966 acap dibayangi para bintang lain, ia dicintai setiap insan di kampung halamannya, Ashington, hingga akhir hayat.


Charlton beristirahat dengan tenang untuk selama-lamanya pada Jumat, 10 Juli 2020 (Sabtu, 11 Juli WIB) di kediamannya karena kanker limfoma di usia 85 tahun. Tak hanya di kota kelahirannya, namanya juga sudah terpatri abadi di benak warga kota Leeds karena ia menghabiskan karier profesionalnya sebagai one-club man di Leeds United (1952-1973).


“Dia seorang legenda ketika sepakbola belum seperti sekarang. Dia tak bermain demi banyak uang. Dia mencintai sepakbola dengan sepenuh hati dan dia sosok yang sangat menyenangkan,” tutur Maria Wood, salah satu warga Ashington, dikutipBBC, Sabtu (11/7/2020).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
Rendah hati di luar namun keras di dalam lapangan. Dikenang sebagai sosok yang menari kegirangan dengan trofi Piala Dunia dan gigi palsu di Wembley.
Rendah hati di luar namun keras di dalam lapangan. Dikenang sebagai sosok yang menari kegirangan dengan trofi Piala Dunia dan gigi palsu di Wembley.
Remaja ideal berubah dari masa ke masa sebagaimana digambarkan oleh empat film berbeda.
Remaja ideal berubah dari masa ke masa sebagaimana digambarkan oleh empat film berbeda.
Pemerintah menetapkan denda bagi para pelanggar PSBB. Di era kolonial denda juga diberlakukan kala masa karantina kesehatan.
Pemerintah menetapkan denda bagi para pelanggar PSBB. Di era kolonial denda juga diberlakukan kala masa karantina kesehatan.
Merekam warga Jakarta dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia tahun ini. Antusiasme yang muncul lagi usai hampir dua tahun menghilang.
Merekam warga Jakarta dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia tahun ini. Antusiasme yang muncul lagi usai hampir dua tahun menghilang.
Beda zaman, beda lagi jiwanya. Begitu pula dengan kesantunan dalam berpolitik.
Beda zaman, beda lagi jiwanya. Begitu pula dengan kesantunan dalam berpolitik.
Usaha memutihkan kulit sudah dilakukan sejak lama. Ada risiko kesehatan yang mengintai.
Usaha memutihkan kulit sudah dilakukan sejak lama. Ada risiko kesehatan yang mengintai.
transparant.png
bottom of page