- 13 Agu 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 9 Mei
SEBELUM tentara Jepang datang, Peter Dominggus Latuihamallo adalah siswa Hoogere Theologische School (HTS) di Batavia. Peter masuk jenjang pendidikan itu setelah selesai belajar di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) Makassar.
Menurut Karel Stenbrink dalam A History of Christianity in Indonesia, HTS berdiri di Bogor pada 1934 dan pindah ke Batavia pada 1936. Belakangan, sekolah ini menjadi Sekolah Tinggi Teologi (STT).
Ketika Peter belajar di HTS, banyak pengajarnya orang Belanda. Karena itulah begitu Jepang menduduki Jawa pada Maret 1942, sekolah ini tak bisa berjalan lagi. Banyak pengajarnya ditawan oleh tentara Jepang.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















