Diperbarui: 5 Okt
SEJUMLAH orang berkumpul di kediaman Nyonya Cole di London pada Mei 1810. Orang-orang dari berbagai profesi itu –seorang profesor anatomi, dua ahli bedah, seorang pengacara, dan seorang jurnalis– bermaksud untuk memeriksa jasad Chevaliere d’Eon, teman sekamar Nyonya Cole yang telah tinggal bersamanya selama empat belas tahun. Hasil pemeriksaan sungguh mengejutkan. Sebab, d’Eon yang selama ini dikira wanita ternyata pria.
Teka-teki mengenai jenis kelamin d’Eon telah menjadi perdebatan publik di Inggris dan Prancis sejak akhir abad ke-18. Pasalnya, sebelum tutup usia, dia kerap mengenakan pakaian wanita, padahal di masa mudanya ia berpakaian pria dan aktif dalam kegiatan militer Prancis.
Chevalier d’Eon, yang bernama lengkap Charles Genevieve Louise Auguste André Thimothée d'Eon, lahir dari keluarga aristokrat di Tonerre, Prancis pada 5 Oktober 1728. Menurut Vern L. Bullough dan Bonnie Bullogh dalam Cross Dressing, Sex, and Gender, ketika berusia dua belas tahun, d’Eon dikirim ke Paris untuk menyelesaikan pendidikannya di College de Mazarin.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















