- 22 Mar 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 8 Mei
SETELAH mendapat pengarahan lengkap, Noor Inayat Khan, putri bangsawan India, bersama agen wanita lainnya diterbangkan ke Prancis pada Juni 1943. Setibanya di sana, wanita bernama sandi Madeleine itu bergegas menuju Paris, di mana dia melakukan kontak dengan Garry, yang sirkuitnya diberi nama Cinema –kemudian diubah menjadi Phono– karena mirip bintang film Gary Cooper. Tak butuh waktu lama, Noor mulai menjalankan tugasnya.
Menurut Peter Jacobs dalam Setting France Ablaze: The SOE in France During WWII, pada saat itu pesawat radio nirkabel Noor belum tiba –dia baru akan menerima perangkatnya sendiri beberapa minggu kemudian– sehingga dia bertemu dengan Gilbert Norman, perwira Angkatan Darat Inggris yang bertugas sebagai Eksekutif Operasi Khusus di Prancis selama Perang Dunia II.
Pesawat radio Norman disembunyikan di Institut Pertanian di Grignon yang berada di pinggiran barat Paris. Dengan menggunakan perangkat radio milik Norman, Noor dapat melakukan transmisi pertamanya. “Transmisi itu terjadi hanya tiga hari setelah penempatannya dan merupakan respons tercepat dari operator radio setelah tiba di lapangan,” tulis Jacobs.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















