- 13 Apr 2019
- 2 menit membaca
Diperbarui: 2 Jul
KATIE Bouman membuat gebrakan. Berkat algoritma yang disusunnya, foto lubang hitam bisa terwujud pertamakali dalam sejarah. “Saya sangat senang akhirnya kami dapat membagikan apa yang telah kami kerjakan selama beberapa tahun terakhir. Gambar yang ditampilkan hari ini adalah kombinasi dari gambar yang dihasilkan oleh berbagai metode,” tulis Katie dalam akun Facebook-nya.
Gambar yang dirilis NASA menunjukkan bayangan lubang hitam supermasif di pusat galaksi Messier 87 (M87), sebuah galaksi elips berjarak sekitar 55 juta tahun cahaya dari Bumi. Lubang hitam M87 punya masa 6,5 miliar lebih berat dari Matahari. Pengambilan foto lubang hitam tersebut menggunakan delapan teleskop radio (Event Horizon Telescope, EHT). Kedelapan teleskop tersebar itu berada di Hawaii, Meksiko, Arizona, Sierra Nevada Spanyol, Gurun Atacama Chili, dan Antartika. Semuanya beroperasi secara bersamaan untuk menagkap foto lubang hitam.
Katherine Louise Bouman lahir di Indiana, 9 May 1989. Ahli komputer itu menyelesaikan studi doktoralnya di Massachusetts Institute of Technology (MIT). The Guardian menyebut, Katie bergabung dengan tim proyek penyusunan algoritma enam tahun lalu, ketika usianya masih 23 tahun. Ia duduk sebagai peneliti muda, mengembangkan alogaritma untuk menyusun data dari teleskop menjadi satu gambar yang koheren.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















