top of page

Ketika Hollywood Takut Hantu Komunis

Dalam situasi Perang Dingin, hantu komunis dimunculkan di Hollywood. Hampir semua insan perfilman yang dicap kiri jadi pesakitan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Dalton Trumbo saat menghadiri sidang (repro ""Dalton Trumbo: Blacklisted Hollywood Radical.")

29 Okt 2021
6 menit membaca

Diperbarui: 24 Mei

SUATU sore di pengujung September 1947 yang panas di sebuah desa di Kern County, California, Amerika Serikat (AS). Christopher Trumbo dan saudara kandungnya, Nikola Trumbo, hendak "ngadem" di teras rumah-peternakan (ranch) mereka yang menghadap ke Gunung Pinos. Selagi asyik, tiba-tiba Chris diberitahu Niki –panggilan Nikola– yang tangannya mununjuk ke arah sebuah mobil di kejauhan yang tengah bergerak di jalan desa. Kedua bocah itu tak sabar untuk menunggu mobil itu lebih dekat. Maklum, saat itu mobil masih jarang terlihat di desa mereka.


Mobil yang lama “menghilang” terhalang dinding Bukit Rattlesnake itu akhirnya terlihat kembali, bahkan mendatangi rumah mereka. Dari ruang kemudi mobil kemudian turun seorang pria. Dia menanyakan kakak-beradik tadi, kemudian diantar Chirst dan Niki ke dapur rumah untuk menemui si empunya rumah, Dalton Trumbo, novelis cum penulis skenario terpopuler Hollywood.


Pria bermobil itu ternyata Wakil Marshal David E. Hayden. Dia datang ke rumah Dalton untuk mengantarkan surat panggilan pengadilan kepada Dalton. Dalton diminta memberi kesaksian dalam perkara yang dituduhkan House Un-American Activities Committee (HUAC), sebuah komite yang dibentuk badan legislatif AS, yakni penyusupan komunis ke dalam industri film AS Hollywood.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page