Diperbarui: 9 Okt
YOGYAKARTA, 17 September 1946. Suasana di Pendopo Kepatihan malam itu mendadak ramai. Orang-orang berkumpul di bangunan yang sekarang menjadi bagian dari kompleks Pemprov D.I. Yogyakarta tersebut.
Berbagai kalangan hadir di sana. Mulai dari pejabat pemerintah daerah, pejabat Republik, pejabat keraton, hingga orang-orang dari golongan Tionghoa. Mereka datang untuk menghadiri sebuah perundingan yang kemudian dikenal sebagai Konferensi Indonesia-Tionghoa.
Dalam sebuah arsip foto terbitan IPPHOS tahun 1946, yang tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia, tampak hadir Wakil Presiden Mohammad Hatta, beserta jajaran menteri di Kabinet Sjahrir II. Di ruang konferensi tersebut Hatta terlihat duduk bersama Sri Sultan Hamengkubuwono IX (di sebelah kanan), dan Sri Paku Alam (di sebelah kiri). Tampak pula hadir Pamglima Besar TNI Jenderal Sudirman, serta Ketua DPA R.A.A. Wiranatakusuma.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















