top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kisah Putra-Putri Bung Karno dalam Peristiwa Cikini

Guntur dan Mega nyaris menjadi korban penggranatan yang menyasar ayahnya, Presiden Sukarno. Saat itu mereka menjadi penjaga pameran peringatan HUT ke-15 Perguruan Cikini.

2 Des 2020

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Gedung Perguruan Cikini, tempat Guntur dan Mega nyaris menjadi korban ledakan granat. (Repro Kesaksian Tentang Bung Karno 1945-1967)

  • 2 Des 2020
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 30 Nov 2025

CIKINI, 30 November 1957. Sedari siang kesibukan terjadi di Perguruan Cikini. Para guru dan siswa tengah bersiap menyambut kedatangan Presiden Sukarno ke sekolahnya. Hari itu adaah hari istimewa bagi Perguruan Cikini. Sekolah yang dibangun pada masa Jepang tersebut akan merayakan hari jadi ke-15.


Perayaan tersebut dibuat begitu meriah. Pihak sekolah menggelar bazar dan malam amal. Alunan musik, pameran, serta beragam wahana permainan pun dihadirkan. Mereka turut mengundang para orang tua siswa, termasuk Presiden Sukarno. Sebagai ayah dari Megawati dan Guntur yang merupakan murid di Perguruan Cikini, Sukarno berkepentingan untuk hadir dalam perayaan tersebut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page