- 7 Nov 2024
- 5 menit membaca
Diperbarui: 29 Mei
TAK ada yang lebih menarik perhatian penduduk Inggris pada abad ke-19 selain sebuah skandal penipuan yang menyeret salah satu keluarga terpandang di negara itu. Besarnya perhatian terhadap kasus ini bahkan membuat opini publik terbelah dua.
Skandal penipuan tersebut bermula pada 1854, ketika Bella, kapal yang tengah berlayar dari Rio de Janeiro menuju New York, dilaporkan hilang di laut. Salah satu penumpang kapal itu adalah Roger Tichborne, seorang pria muda yang merupakan putra tuan tanah di Inggris. Keluarga sang ayah dikenal sebagai pewaris baron Tichborne yang cukup berpengaruh. Sementara ibunya, Lady Henriette Tichborne, berkebangsaan Prancis.
Llyod A. Wells menulis dalam “Imposture Syndromes: A Clinical View”, termuat di The Mythomanias, Roger menghabiskan tahun-tahun awal kelahirannya di Prancis. Bahasa pertamanya adalah bahasa Prancis. Setelah kematian sepupunya yang masih muda, Roger dipersiapkan untuk menjadi pewaris baron Tichborne. Meski begitu, Lady Tichborne menentang rencana kepindahan putranya ke Inggris, atau sekadar berkunjung ke negara tersebut, hingga ketika Roger berusia 16 tahun, pamannya yang merupakan baronet ke-8 meninggal dunia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.




%20dan%20Thomas%20Castro%20alias%20Arthur%20Orton%20(kanan)_edited.jpg)













